(Aan..waktu itu kayaknya dia nyindir aku..)
Peristiwa atau masalah seberat apapun tidaklah terlalu
penting, yang penting adalah bagaimana respons kita
terhadap masalah itu.
Lukisan yang Rusak
Suatu hari ada seorang pelukis terkenal sedang
menyelesaikan lukisannya. Lukisan ini adalah lukisan
yang sangat bagus dan akan diperlihatkan pada
saat pernikahan Putri Diana.
Sang pelukis sangat senang ketika menyelesaikan
lukisannya dan memandangi lukisannya yang berukuran
2x8m dan sambil memandanginya pelukis tersebut
tanpa disadari telah berjalan mundur. Dan ketika
berjalan mundur pelukis tersebut tidak melihat ke
belakang. Dia terus berjalan mundur hingga di
belakangnya adalah ujung dari gedung tersebut yang
tinggi sekali dan tinggal satu langkah lagi dia akan
mengakhiri hidupnya.
Salah seorang melihat pelukis tersebut dan hendak
berteriak untuk memperingatkan pelukis tersebut tapi
tidak jadi karena dia berpikir mungkin ketika
mendengar teriakannya, pelukis itu akan kaget dan
malah jatuh ke belakang. Kemudian orang tersebut
mengambil kuas dan cat yang ada di depan
lukisan tersebut lalu mencoret-coret lukisan tersebut
sampai rusak.
Pelukis tersebut sangatlah marah dan maju hendak
memukul orang tersebut. Tetapi beberapa orang yang ada
di situ menghadang dan memperlihatkan posisi pelukis
tadi yang nyaris jatuh.
Kadang-kadang kita telah melukiskan masa depan kita
dengan sangat bagus dan memimpikan suatu hari yang
indah bersama dengan pasangan yang kita idamkan,
atau keluarga, karir, dll. Tetapi lukisan itu
kelihatannya dirusak oleh Tuhan, karena Dia yang Maha
Tahu melihat bahaya yang ada pada kita kalau kita
melangkah.
Kadang-kadang kita marah dan jengkel terhadap Tuhan
atau juga terhadap pemimpin kita, teman, kekasih,
suami, dll. Tapi perlu kita ketahui Tuhan
selalu menyediakan yang terbaik untuk kita.
Peristiwa atau masalah seberat apapun tidaklah terlalu
penting, yang penting adalah bagaimana respons kita
terhadap masalah itu.
Lukisan yang Rusak
Suatu hari ada seorang pelukis terkenal sedang
menyelesaikan lukisannya. Lukisan ini adalah lukisan
yang sangat bagus dan akan diperlihatkan pada
saat pernikahan Putri Diana.
Sang pelukis sangat senang ketika menyelesaikan
lukisannya dan memandangi lukisannya yang berukuran
2x8m dan sambil memandanginya pelukis tersebut
tanpa disadari telah berjalan mundur. Dan ketika
berjalan mundur pelukis tersebut tidak melihat ke
belakang. Dia terus berjalan mundur hingga di
belakangnya adalah ujung dari gedung tersebut yang
tinggi sekali dan tinggal satu langkah lagi dia akan
mengakhiri hidupnya.
Salah seorang melihat pelukis tersebut dan hendak
berteriak untuk memperingatkan pelukis tersebut tapi
tidak jadi karena dia berpikir mungkin ketika
mendengar teriakannya, pelukis itu akan kaget dan
malah jatuh ke belakang. Kemudian orang tersebut
mengambil kuas dan cat yang ada di depan
lukisan tersebut lalu mencoret-coret lukisan tersebut
sampai rusak.
Pelukis tersebut sangatlah marah dan maju hendak
memukul orang tersebut. Tetapi beberapa orang yang ada
di situ menghadang dan memperlihatkan posisi pelukis
tadi yang nyaris jatuh.
Kadang-kadang kita telah melukiskan masa depan kita
dengan sangat bagus dan memimpikan suatu hari yang
indah bersama dengan pasangan yang kita idamkan,
atau keluarga, karir, dll. Tetapi lukisan itu
kelihatannya dirusak oleh Tuhan, karena Dia yang Maha
Tahu melihat bahaya yang ada pada kita kalau kita
melangkah.
Kadang-kadang kita marah dan jengkel terhadap Tuhan
atau juga terhadap pemimpin kita, teman, kekasih,
suami, dll. Tapi perlu kita ketahui Tuhan
selalu menyediakan yang terbaik untuk kita.

1 Comments:
Nik, pelukisnya pasti gak pake spion yak?
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home